RL, SapuanRakyat.com – Menyusul beredarnya kabar dugaan aksi pembegalan di sepanjang jalur Lintas Curup‑Lebong, sejumlah elemen masyarakat menyebarkan panduan kewaspadaan untuk pengguna jalan, terutama di titik‑titik yang dinilai rawan pada sore hingga malam hari. Perlu diingat, informasi terbaru dari Polsek Bermani Ulu menyebut kejadian yang beredar itu teridentifikasi sebagai kesalahpahaman, namun upaya kewaspadaan tetap dianjurkan.
Beberapa saran yang disebarkan di kalangan warga antara lain:
Baca Juga: Polsek Bermani Ulu: Kabar Viral Begal Tangan Dibacok di Bandung Marga Hoax
– Hindari melintas sendirian; usahakan berangkat bersama minimal dua kendaraan atau dalam konvoi, idealnya beranggotakan empat orang;
– Aktifkan perekam video langsung atau perekam perjalanan agar dapat membantu identifikasi jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan;
– Simpan nomor kontak Babinsa, Bhabinkamtibmas, Sat Brimob, Satpol PP, dan DISHUB agar dapat segera dihubungi bila merasa terancam atau melihat kejadian mencurigakan;
– Tunggu rekan yang melintas atau ikut rombongan bila terpaksa melintas di jam‑jam rawan.
Penting untuk diperjelas: ini adalah saran kewaspadaan dari masyarakat, BUKAN prosedur resmi polisi. Mengaktifkan video langsung juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu konsentrasi berkendara dan tidak membahayakan keselamatan diri. Jika benar‑benar merasa terancam, segera menuju tempat ramai atau pos keamanan terdekat dan hubungi nomor darurat polisi, bukan berusaha menangkap pelaku sendiri.
Polsek Bermani Ulu sendiri telah menempatkan personel untuk berpatroli dan bersiaga di titik‑titik seperti Dataran Tapus dan Bandung Marga guna menenangkan situasi serta memantau perkembangan. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan lebih luas.

