Lewati ke konten

‎Polres Rejang Lebong Amankan Dugaan Penimbunan Bio‑Solar 3,3 Ton BBM

Bagikan

‎RL, Sapuanrakyat.com – Polres Rejang Lebong berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan dan penimbunan BBM jenis Bio‑Solar di Desa Tanjung Sanai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sebuah gudang.
‎
‎Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, informasi yang masuk ke penyidik kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Tipidter Satreskrim yang dibantu Tim Opsnal serta Tim Bonte. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati empat pria yang sedang memindahkan BBM dari drum dan truk diesel ke dalam tangki penampungan atau tedmond.

‎Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 3,3 ton BBM yang diduga merupakan Bio‑Solar, dua unit truk diesel, tiga tedmond berisi BBM, satu tedmond kosong, sepuluh jerigen berisi bahan bakar, dua unit mesin penyedot beserta selang, serta perlengkapan pendukung lainnya. Keempat orang yang diduga terlibat bersama seluruh barang bukti dibawa ke kantor Polres untuk diperiksa lebih lanjut.
‎
‎Penyidik menyatakan bahwa selanjutnya akan dilakukan gelar perkara serta koordinasi dengan ahli dari BPH Migas guna memastikan jenis BBM, volume, serta apakah aktivitas tersebut melanggar aturan distribusi dan penyaluran bahan bakar bersubsidi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polres Rejang Lebong menjaga agar BBM yang dialokasikan untuk masyarakat tidak disalahgunakan.
‎
“Kami terus mengajak masyarakat untuk menjadi mata dan telinga bersama kami. Apabila melihat adanya penimbunan, pengangkutan, atau penyimpanan BBM secara mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar salah satu perwakilan Polres Rejang Lebong.

Baca Juga: ‎Polsek Bermani Ulu: Kabar Viral Begal Tangan Dibacok di Bandung Marga Hoax

‎Hingga saat ini, kasus masih berada pada tahap pemeriksaan dan belum ada penetapan tersangka secara resmi. Polisi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi dan menunggu perkembangan selanjutnya dari pihak penyidik.

Tinggalkan komentar