Lewati ke konten

‎Pembegalan di Dataran Tapus, Curhat Guru Ungkap Kekhawatiran Harian

Bagikan

RL,sapuanrakyat.com – Kabar pembegalan yang menimpa dua pelajar kakak beradik di Jalan Lintas Curup–Lebong, tepatnya di kawasan Panjat Tebing, Desa Dataran Tapus, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, pada Kamis (15/10/2026) pagi, memicu kekhawatiran mendalam di kalangan warga maupun para pendidik yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat kedua korban — kakak beradik berinisial Ma (pelajar SMA) dan Me (pelajar SMP), warga Desa Bandung Marga — sedang berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba dua orang tidak dikenal bersenjata tajam jenis parang keluar dari semak-semak pinggir jalan, menghadang korban, lalu mengancam menyerahkan kendaraan. Korban sempat terjatuh, namun beruntung tidak mengalami luka fisik serius. Sepeda motor mereka dibawa kabur pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi.

Baca Juga: ‎Polsek Bermani Ulu: Kabar Viral Begal Tangan Dibacok di Bandung Marga Hoax

‎Kepala Desa Dataran Tapus, Mulyadi, membenarkan peristiwa tersebut. “Lokasi di sana memang sepi, kami aja kaget tadi. Sepeda motor korban berhasil dibawa pelaku,” ujarnya. Sementara Kepala Desa Bandung Marga, Redi Fransiska, menambahkan bahwa korban berangkat sekolah seperti biasa namun harus berhadapan dengan ancaman di tengah jalan.

Iklan
Iklan dalam artikel

Suara Cemas Sang Pendidik
‎
‎Di balik kabar tersebut, muncul suara hati seorang guru yang setiap hari menempuh rute berbahaya itu. Ia adalah tenaga pengajar yang berdomisili di Curup namun bertugas di Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong — berjarak puluhan kilometer dan melewati persis titik kejadian pembegalan tersebut.
‎
‎”Jujur saja, setiap pagi saat melewati kawasan Panjat Tebus itu, hati saya berdebar. Jalannya berkelok, pepohonan rimbun di pinggir jalan, dan sangat minim aktivitas warga. Setelah kejadian kemarin, rasanya makin tidak tenang,” ungkap guru itu dengan suara bergetar.
‎
‎Ia mengaku kerap berangkat sebelum matahari terlalu tinggi demi sampai di sekolah tepat waktu. “Sering saya berdoa dalam hati, semoga hari ini aman sampai tujuan. Kami mengajar dengan ikhlas, tapi kami juga manusia yang punya keluarga dan ingin pulang dalam keadaan selamat,” lanjutnya.
‎
‎Pernyataan serupa juga disampaikan sejumlah warga yang melintas rute tersebut. Mereka berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli rutin, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah, serta pemasangan penerangan jalan di titik-titik rawan.
‎
Kronologi Singkat Peristiwa
‎
‎- Waktu & Tempat: Kamis (15/10/2026) pagi, kawasan Panjat Tebing, Desa Dataran Tapus, Jalan Lintas Curup–Lebong
‎​
‎- Korban: Kakak beradik, pelajar SMA dan SMP, warga Desa Bandung Marga
‎​
‎- Pelaku: Dua orang tidak dikenal, bersenjata parang, menghadang dari pinggir jalan
‎​
‎- Kerugian: Sepeda motor korban dibawa kabur pelaku
‎​
‎- Status: Korban telah melapor ke Polres Rejang Lebong; penyidikan dan penelusuran pelaku masih berjalan

Polsek Bermani Ulu akan meningkatkan patroli di sejumlah titik sepi di sepanjang Jalan Lintas Curup-Lebong, Kabupaten Rejang Lebong. Peningkatan patroli ini menyusul terjadinya aksi pembegalan terhadap dua pelajar di Desa Dataran Tapus Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) pada Kamis (15/10/2026) pagi.

Selain meningkatkan patroli, polisi juga akan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta mendorong pemerintah desa memanfaatkan dana desa untuk pemasangan kamera pengawas atau CCTV.

Tinggalkan komentar