Lewati ke konten

‎Operasi Gabungan di Rejang Lebong: Puluhan Alat Hisap Sabu dan 8 Mesin Judi Diamankan

Bagikan

RL,sapuanrakyat.com – Polda Bengkulu bersama Polres Rejang Lebong dan Satuan Brimob telah melaksanakan operasi penindakan terpadu di Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (16/10/2026). Operasi berskala besar ini langsung dipimpin oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI dan instruksi Kapolri untuk memberantas peredaran narkoba dan perjudian di wilayah Bengkulu .
‎
‎Hasil Operasi: Barang Bukti Diamankan, Namun Belum Ada Penangkapan
‎
‎Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain puluhan alat hisap yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu serta 8 unit mesin judi jenis dingdong . Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan adanya penangkapan terhadap individu terduga pelaku.
‎
‎Direktur Narkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol. Jojo Sutarjo, menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah awal dari serangkaian tindakan berkelanjutan .
‎
‎”Operasi ini bukan langkah akhir yang kita lakukan. Ini akan terus kita giatkan secara berkelanjutan hingga wilayah Provinsi Bengkulu, khususnya Rejang Lebong, benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Jojo .
‎
‎Polisi: Kampung Jeruk Masuk Daftar Lokasi Rawan
‎
‎Kapolres Rejang Lebong, AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Desa Kampung Jeruk telah lama masuk dalam peta pemetaan lokasi rawan peredaran narkoba dan perjudian. Pengerahan personel gabungan dilakukan untuk menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam memutus mata rantai jaringan yang meresahkan masyarakat.
‎
‎Warga setempat mengaku terkejut dengan kedatangan ratusan personel bersenjata lengkap beserta kendaraan taktis, namun situasi di lokasi tetap terpantau aman dan kondusif sepanjang operasi berlangsung .
‎
‎Komitmen Berkelanjutan
‎
‎Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi serupa di titik-titik rawan lainnya. Masyarakat diimbau untuk aktif berpartisipasi dengan melaporkan indikasi peredaran narkoba maupun praktik perjudian di lingkungan masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti .

‎Saat ini proses penyitaan barang bukti masih berjalan dan akan diserahkan ke bagian hukum untuk proses lebih lanjut. Awak media masih menunggu keterangan resmi lengkap terkait hasil akhir operasi ini.

Tinggalkan komentar