Bengkulu,sapuanrakyat.com – Winston Herlanjaya, putra kelahiran Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, memiliki perjalanan panjang di dunia aktivisme, politik, dan industri musik. Kini, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerakan Rakyat, organisasi politik yang turut dikaitkan dengan perjalanan politik Anies Baswedan.
Pria yang akrab disapa Winston ini lahir di Manna pada 16 Juni 1975. Pengalamannya dalam gerakan mahasiswa, aktivitas politik nasional, hingga industri hiburan menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk kiprahnya selama ini.
Winston mulai aktif dalam organisasi pergerakan saat menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo. Pada periode 1996–2010, ia terlibat dalam berbagai aktivitas pergerakan di Kota Solo, termasuk dalam dinamika gerakan Reformasi 1998.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan aktivismenya. Winston dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat dan membangun jejaring dengan berbagai kalangan.
Memasuki 2016, Winston mulai terlibat dalam tim sukses pemilihan presiden di tingkat nasional. Kiprahnya berlanjut pada 2024 ketika ia menjadi salah satu ketua Poros Relawan Forju Amin, yang disebut menaungi puluhan rumah relawan di berbagai daerah untuk mendukung Anies Rasyid Baswedan dalam Pemilihan Presiden 2024.
Kini, Winston mendapat mandat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat. Jabatan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya.
“Alhamdulillah, kini saya diberi mandat sebagai Waketum Partai Gerakan Rakyat. Semoga perjuangan saya bersama rakyat melalui partai ini bisa ikut mendorong perubahan menuju Indonesia yang lebih baik dan membuat Bengkulu bangga,” ujar Winston.
Sebagai aktivis yang tumbuh dalam dinamika Reformasi 1998, Winston juga menaruh perhatian pada pentingnya pemikiran kebangsaan, gagasan pembaruan, serta kolaborasi lintas sektor. Ia menilai jejaring pertemanan dan hubungan profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional, merupakan modal penting dalam menjalankan berbagai aktivitas.
“Saya berusaha memberikan yang terbaik dalam hidup. Saya juga selalu berupaya menjaga kesetiakawanan karena bagi saya, itulah salah satu modal penting dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Bertekad Berkontribusi untuk Tanah Kelahiran
Di tengah aktivitasnya di tingkat nasional, Winston mengaku memiliki keinginan untuk berkontribusi lebih besar bagi daerah asalnya, Bengkulu Selatan.
Menurutnya, pengalaman dan jejaring yang dibangun selama berkiprah di dunia politik dapat menjadi bekal untuk ikut mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Winston, membangun kampung halaman merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang putra daerah.
“Pastinya, ini menjadi impian setiap putra daerah yang ingin berbakti dan memajukan daerah serta masyarakatnya,” tegas alumni SMA Negeri 5 Bengkulu tersebut.
Keinginan untuk kembali memberikan kontribusi bagi daerah asalnya menjadi salah satu hal yang ingin ia wujudkan melalui pengalaman dan aktivitas yang dijalani selama ini.
CEO Be One Production, Politik dan Musik dalam Satu Jalur
Selain aktif di dunia politik, Winston juga dikenal sebagai CEO Be One Production yang berkecimpung dalam industri musik dan penyelenggaraan acara.
Ketertarikannya terhadap dunia hiburan mulai berkembang setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia terlibat dalam penyelenggaraan konser yang menghadirkan sejumlah artis papan atas di berbagai kota besar di Indonesia.
Pengalaman di industri musik memberinya kesempatan untuk memahami karakter masyarakat, membangun komunikasi dengan berbagai kalangan, serta mengelola kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Bagi Winston, politik dan musik bukanlah dua dunia yang harus dipisahkan. Keduanya memiliki ruang untuk membangun komunikasi, menyampaikan pesan, dan menjangkau masyarakat.
Ia juga melihat adanya kesamaan antara keduanya, terutama dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga hubungan dengan orang-orang yang terlibat.
“Politik dan musik bagi saya adalah dua rel yang bisa berjalan beriringan dan saling bersinergi. Keduanya sama-sama memiliki massa yang fanatik. Musik itu simbol kejujuran. Saya yakin, jika nilai-nilai kejujuran dalam musik juga diterapkan dalam politik, maka politik yang dijalani akan berjalan lebih baik,” pungkas Winston Herlanjaya.
Dengan pengalaman di bidang aktivisme, politik, dan industri musik, Winston terus menjalani kiprahnya di berbagai sektor. Sementara itu, keinginannya untuk berkontribusi bagi Bengkulu menjadi bagian dari perjalanan yang ingin ia wujudkan pada masa mendatang.
Dari Aktivis 98 ke Waketum, Winston Herlanjaya Ingin Berbakti ke Tanah Kelahiran Bengkulu
