RL,sapuanrakyat.com – Kabar duka menyelimuti Kelurahan Air Duku, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Riski Ade Saputra, warga setempat yang baru berangkat bekerja ke Jepang, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026). Yang membuat berita ini semakin menyedihkan, almarhum baru sekitar satu pekan berada di negeri tersebut sebelum kabar duka diterima keluarga di kampung halaman.
🕊️ Kepergian yang Sangat Dini
Baca Juga: Polsek Bermani Ulu: Kabar Viral Begal Tangan Dibacok di Bandung Marga Hoax
Riski berangkat ke Jepang dengan harapan baru, ingin membangun masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarga. Namun takdir berkata lain. Belum sempat beradaptasi sepenuhnya dengan lingkungan dan pekerjaan barunya, nyawanya telah berpulang.
Seorang kerabat dekat yang menolak disebutkan namanya menyampaikan perasaan keluarganya:
“Kami semua masih syok. Beliau baru berangkat, belum sempat bekerja sungguh-sungguh, belum sempat mengirim kabar yang panjang. Tiba-tiba yang datang justru kabar ini. Terlalu cepat, terlalu mendadak.”
🔍 Penyebab Belum Diketahui, Proses Pemulangan Sedang Dikoordinasikan
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Riski belum diketahui secara resmi. Keluarga sedang menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak penyalur tenaga kerja Indonesia di Jepang serta KBRI Tokyo terkait hasil pemeriksaan medis dan proses pemulangan jenazah.
Berdasarkan prosedur yang berlaku, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama perwakilan KBRI akan memfasilitasi seluruh proses pemulangan jenazah ke kampung halaman . Namun hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan jenazah almarhum akan tiba di Indonesia.
🙏 Duka untuk Seluruh Keluarga
Warga sekitar dan kerabat mulai berdatangan ke rumah duka di Kelurahan Air Duku untuk melayat dan mendoakan. Seluruh warga Rejang Lebong turut berduka cita atas kepergian Riski Ade Saputra yang begitu muda dan penuh harapan.
“Semoga almarhum husnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan yang tak terhingga.” — ungkap salah satu tokoh masyarakat Selupu Rejang.
Sampai saat ini, awak media SapuanRakyat.com masih berupaya menelusuri informasi terbaru terkait penyebab kematian serta proses pemulangan jenazah almarhum. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan secepatnya.

