RL,sapuanrakyat.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama Potensi SAR Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong menggelar Latihan Gabungan SAR bertajuk “Wisata Ceria” di kawasan Danau Mas Harun Basari, Kabupaten Lebong, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kemampuan petugas, tetapi juga sarana edukasi keselamatan yang dibuka langsung bagi masyarakat umum.
Edukasi Keselamatan Wisata yang Terbuka untuk Publik
Baca Juga: Sertijab Dandim dan Danyonif, Danrem: Rekrutmen TNI Harus Bebas Biaya
Berbeda dengan latihan SAR pada umumnya yang tertutup, kali ini masyarakat diajak hadir untuk menyaksikan langsung berbagai simulasi penyelamatan. Mulai dari teknik pertolongan pertama, penanganan di arus sungai, hingga penyelamatan dari udara yang menggunakan helikopter SAR. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama bahwa keamanan dan keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab semua pihak.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana keamanan menjadi salah satu indikator utama kualitas layanan di destinasi wisata.
“Keamanan adalah pondasi pariwisata yang berkualitas. Semakin siap petugas kita menghadapi situasi darurat, semakin nyaman pula wisatawan berkunjung ke daerah kita. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan secara rutin,” ujar Riki Irawan, Sabtu pagi di lokasi kegiatan.
Tiga Simulasi Utama yang Diperagakan
Latihan gabungan ini menampilkan tiga materi utama yang menjadi keterampilan dasar tim SAR di kawasan wisata perairan:
– Teknik Pertolongan Pertama (MFR) — penanganan medis awal di lokasi kejadian
– Teknik Arung Jeram — kemampuan operasi penyelamatan di aliran air yang deras
– Teknik Penyelamatan di Air — termasuk simulasi evakuasi menggunakan helikopter dari udara
Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh ratusan warga yang datang bersama keluarga. Penyelenggara juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan mematuhi arahan petugas selama kegiatan berlangsung.
Langkah Berkelanjutan untuk Pariwisata yang Aman
Riki Irawan menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Basarnas dan instansi terkait lainnya. Tujuannya agar setiap titik destinasi wisata unggulan di Rejang Lebong memiliki standar keamanan dan keselamatan yang dapat diandalkan, sehingga kehadiran wisatawan di masa depan semakin terjamin kenyamanannya.
“Pariwisata kita berkembang pesat. Keselamatan harus selalu berjalan beriringan dengan kemajuan itu,” tambahnya.

