RL,sapuanrakyat.com – Latihan Gabungan Potensi SAR “Ceria Wisata” yang digelar di Kabupaten Rejang Lebong tidak sekadar simulasi rutin, melainkan upaya strategis memperkuat kesiapsiagaan wilayah menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini melibatkan unsur Potensi SAR dari tiga kabupaten sekaligus: Rejang Lebong, Lebong, dan Kepahiang, serta didukung TNI, Polri, BPBD, ORARI, dan instansi terkait lainnya.
Baca Juga: SMP N 1 Rejang Lebong Luncurkan Buku Antologi Cerpen “Ibu di Ujung Senja” Karya Siswa
Kesiapsiagaan adalah Kunci Utama
Staf Ahli Plt Bupati Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa keindahan destinasi wisata harus berjalan beriringan dengan kesiapan menghadapi risiko.
”Bencana dan kecelakaan memang tidak diharapkan terjadi. Namun, kesiapsiagaan harus dipersiapkan sejak dini agar setiap unsur yang terlibat mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Taman.
Kepala Unit Siaga SAR Basarnas Rejang Lebong, Erfian Hadinata, menjelaskan bahwa wilayah pegunungan dan perairan menghadirkan risiko tersendiri — mulai dari orang tersesat di hutan hingga korban hanyut di sungai. Kemampuan teknis serta penguasaan peralatan pertolongan menjadi bekal mutlak bagi petugas SAR.
”Kita berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan potensi SAR di Rejang Lebong, Lebong, dan Kepahiang. Sekaligus memperkuat sinergisitas dan kolaborasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ungkap Erfian.
Empat Sesi Latihan yang Komprehensif
Rangkaian kegiatan dibagi menjadi empat sesi terpadu: apel gabungan, simulasi pertolongan di permukaan air, sarasehan dan diskusi, serta praktik langsung menggunakan peralatan SAR. Peserta berlatih menanganai cedera, mengoperasikan motor tempel, hingga teknik mendayung perahu karet. Melalui pendekatan suasana yang ceria namun tetap disiplin, keterampilan petugas diharapkan semakin terasah tanpa mengurangi profesionalisme.
Erfian juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada, terutama di kawasan wisata perairan. Pengunjung yang belum mahir berenang diwajibkan menggunakan jaket pelampung demi keselamatan bersama.

