RL,sapuanrakyat.com – Guna mencegah tindak kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus mengintensifkan patroli rutin, khususnya pada malam hari.
Pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, personel piket Polsek Bermani Ulu menyisir jalan umum di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi tiga jenis tindak pidana yang kerap terjadi di wilayah tersebut, yang dikenal dengan istilah 3C: pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Baca Juga: Polsek Bermani Ulu: Kabar Viral Begal Tangan Dibacok di Bandung Marga Hoax
Sekelompok Pemuda Membubarkan Diri Saat Melihat Patroli
Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda sedang berkumpul di tepi jalan. Namun ketika mobil patroli mendekat, kelompok tersebut langsung berlarian dan membubarkan diri. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi tempat mereka berkumpul.
Sajam dan Tiga Motor Diamankan
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah benda yang diduga berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kriminalitas, antara lain:
– 🔪 Senjata tajam jenis celurit, parang, dan pisau
– ⛓️ Rantai gir sepeda motor yang diikat tali pinggang
– 🔨 Sebuah palu batu
– 🛵 Tiga unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi
Seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Bermani Ulu untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Masih Diselidiki, Masyarakat Diajak Bersama Jaga Kamtibmas
Kapolsek Bermani Ulu, IPTU Ronald Pasaribu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa saat ini kepemilikan barang-barang tersebut masih dipastikan melalui proses penyelidikan.
“Saat ini kepemilikan serta dugaan keterkaitan barang-barang tersebut masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan,” ujarnya.
Ronald juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Upaya pencegahan tindak kriminalitas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dapat membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini,” tegas Ronald.
Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan aktivitas yang mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian 110. Melalui patroli rutin dan sinergi bersama warga, Polsek Bermani Ulu berkomitmen menjaga wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif serta menekan angka kejahatan 3C.

